Alif Wiwid

Alif Wiwid

Jumat, 23 Maret 2018

Jasa Pembuatan Pola


Salah satu upaya untuk memudahkan para penjahit pemula yang belum bisa membuat pola baju, bisa pesan langsung pola baju di ALIFWIWID. Harganya ekonomis, dikirim dari Surabaya. Dibuat dari kertas sampul coklat. pengiriman hanya via JNE. dan untuk pemesanan silahkan chat via wa ke 085 784 171 644 (sertakan nama ya)

Selasa, 20 Maret 2018

Dolan ke Kampung Dolanan


Minggu, 18 Maret 2018 saya dan Mbak Fatiha dolan ke kampungdolanan Surabaya. Belajar untuk menyampaikan apa yang sudah kita pelajari. Belajar bagaimana saling menghormati. Belajar untuk bersosialisasi. Belajar sambil silaturrahmi dan menambah jumlah saudara pastinya. I'm going to tell you what we did today. Hehee

Siang sekitaran jam dua, kami sampai di daerah Sidotopo Surabaya dan untuk ke lokasi kami tidak tahu arah, berbekal google map dan bertanya pada warga sekitar. Padahal dulu saya sekali sempat diajak buk'e ke sana. Ya gimana lagi, lupa jalannya😅 kan eke juga dibonceng waktu itu beb. Warganya ramah. Wes pokoe tingkat keramahannya diatas rata-rata. Di kampung dolanan dibentuk kumpulan ibu-ibu keceh badai called 'Berdaya Craft'. Ibu-ibu ini mengolah sampah dan barang bekas menjadi barang kerajinan yang mempunyai nilai jual tinggi sehingga dapat membantu meningkatkan penghasilan keluarga. Daaan temenku Mbak Fatiha ini ngajarin ibu-ibu di sini bikin aksesoris dari kain perca. Kenapa perca?? Perca juga kan merupakan kain sisa gengs dan jikalau diolah dan diberi sedikit touch up berharga mahal beb, ciyus. Ada pula yg belajar bikin dress simple yg dijait menggunakan tusuk tikam jejak. Bayangin beb, satu-satu loh jaitnya warbiasa kan. Kenapa ga pake mesin jahit? Kebetulan belum punya😅 Nah kan ni para anak gueh yang belajar dan dapat fasilitas mesin jahit bikin macam-macam kampuh dan belum rapih siap-siap dipesekin aja nih kalau ga mau terus nyoba. And the last sebelum pulang, kita poto beb pake baju yang warbiasa, baju dari barang bekas yang diolah secara manjah oleh buibu berdaya craft ini. Btw kapan hari mereka sempat fashion show di rel kereta loh pake baju-baju keren dari racikan barang bekas. Keren toh. Someday, i hope ada bantuan berupa mesin jahit bagi buibu ini yang mempunyai passion di bidang perbusanaan. Selagi masih ada manusia, tukang baju pasti dibutuhkan. Kapan-kapan mau ajak alumni dan siswa @rgisurabaya ahh buat dolan ke sana lagi. Ajak para amil LAZ kece juga ahh entar😅 colek mbak Feni and the gank.

Lamaran Wiwid 25 Februari 2018


Alhamdulillah...,,, yeaaayyyyy akhirnya saya, Wiwid dilamar juga oleh sang pilihan hati. Ciyee ciyeee haha. 25 Februari 2018, Hari minggu yang lumayan cerah, bertempat di kediaman orang tua saya di Jombang berkumpullah dua keluarga (keluarga besarku dan keluarga besar calon suamiku). kronologis ceritanya aku tulis di bawah ya.

Hari Jumat (23/2), saya pulang kerja sekitar jam empat sore. Sampai di kos sebelum jam lima. saya istirahat sebentar, ngecek kerjaan sebentar, sambil istirahat. jadwal Jumat itu adalah laundry time. dua kantong besar pakaian kotorpun tersalaurkan sudah ke ibu cuci. setelah sholat Isya, saya masih harus menyelesaikan beberapa pekerjaan yang harus saya selesaikan sebelum sejenak liburan. dan saat itu, serius saya belum mandi sore. suhu badan sudah tak bersahabat, mandi plus keramaslah saya disekitaran jam sepuluh malam. seger beb, beban keringat hanguslah sudah. Lembur berlangsung sampai jam empat pagi. Warbiasa deh pokoknya. Itu adalah pertama kali saya tidak tidur selama 24 jam.

Sekitar setengah lima pagi, berangkatlah saya ke stasiun Gubeng diantar pak bos. dapet sih tiket kereta yang akan berangkat jam lima paguinya, sayangnya itu tiket berdiri. Wes rapopo, pikirku. Jadi dari Surabaya sampai Jombang saya duduk di depan toilet kereta. Tentunya masih banyak anak gerbong lain yang senasib dengan saya. Sampai rumah, saya langsung tidur. Sorenya bantu-bantu bapak untuk beresin rumah yang sedang dalam keadaan kacau hehe. Dan malamnya sudah bisa dipastikan saya tidak bisa tidur.

Minggu siang, saudara-saudara dari pihak bapak sudah berkumpul di rumah super sederhana kami. Rombongan mas calon sebenarnya sudah mendarat di Jombang sejak jam sebelas siang, namun baru datang ke rumah setelah selesai sholat dhuhur. Yapp bisa dipastikan acara kami sungguh sangat sederhana. Saya dapat beberapa saserahan,, yess yang pasti dapat sendal baru incaran hati ini. Dapat cincin juga wkwkwkw. Sama kue-kue banyak banget yang akhirnya dibagikan pada saudara dan tetangga. Semua lancar dari awal sampai akhir. Acaranya intinya total gak sampai sejam. Disitu ditentukanlah tanggal pernikahan kami. Yang lama itu foto-fotonya hahahaa. Oh ya, blouse yang saya kenakan dan kemeja yang dipakai mas calon hasil kebut-kebutan para penjait super keceh. Alhamdulillah Ya Rabb, semoga dimudahkan sampai hari H dan selamanya. Amin...